Pengertian TroubleshootingDalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware.Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”.Pengertian HardwarePerangkat keras (hardware) merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.terdapat beberapa komponen dasar komputer yang wajib dimiliki agar beroprasi dengan baik.perangkat keras yang wajib dimiliki adalah:
monitor : perangkat keras yang berguna untuk memvisualisasikan output dari proses yang terjadi di PC,
Keyboard : alat input terpenting yang digunakan untuk memasukkan karakter huruf, angka, maupun perintah-perintah khusus ke komputer.
Motherboard : tempat melekatnya berbagai komponen komputer. Motherboard sebagai media komunikasi antara CPU, memory, BIOS, CMOS, perangkat video, perangkat suara, perangkat penyimpan data, Chipset, dan masih banyak lagi.
Memory : dimanfaatkan untuk menyimpan data secara sementara atau dalam jangka watu yang lama. RAM adalah jenis perangkat yang sangat menentukan kinerja komputer. Pada saat pertama kali komputer dinyalakan proses yang terjadi adalah inisialisai semua perangkat dan selanjutnya informasi ini akan disimpan di RAM.
RAM memiliki banyak fungsi, akan tetapi yang terpenting adalah menimpan hasil eksekusi program dan sistem driver dari perangkat keras yang digunakan.
Harddisk : media penyimpanan yang dibangun dari satu atau lebih piringan metal yang diatur secara horizontal terhadap poros putaran piring tersebut.
Teknik dalam TroubleshootingTerdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.
Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
dsb.
Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
dsb.
Tabel Pendeteksian MasalahSetelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
Komponen Pendeteksian Masalah
Power Supply Analisa Pengukuran
Motherboard
Speaker
RAM Analisa Suara
VGA Card + Monitor
Keyboard Analisa Tampilan
Card I/O
Disk Drive
Disket
Analisa PengukuranPada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.
Analisa SuaraPada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.
Analisa TampilanPada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.
Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.
Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakalDengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut. Semoga pembahasan sederhana tentang troubleshooting ini dapat bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.Troubleshooting Hardware SoftwarePermasalahan:PC tidak aktif sama sekali,tidak adanya respon dari CPU dan monitor.Lampu led pada pwer CPU dan Monitor tidak menyala/mati.Analisa: Power Supply tidak aktif atau matiSolusi: Ganti Power supply dengan yang baru.Permasalahan:Ketika di power on tidak ada respon dari CPU akan tetapi monitor menyala.CPU mati total,lampu led yang ada di mainboard mati dan colling fan mati.Analisa: Mainboard rusak atau matiSolusi: Ganti mainboard yang mati dengan yang hidup,tetapi disesuaikan dengan processor yang dia pakai.Permasalahan: CPU suka merestart tiba-tiba atau mendadakAnalisa: Mainboard,RAM,chipset dan perangkat tambahan kotorSolusi: Bersihkan mainboard,RAM,Chipset dan perangkatt tambahan seperti hardiskPermasalahan:Ketika menyalakan monitor,tampak garis-garis vertical berada dalam monitorAnalisa: Fan yang berada di VGA AGP tidak menyala atau hidupSolusi:Ganti VGA AGP yang mati dengan yang masih hidup.Permasalahan: Program Winamp berjalan dengan baik,equilezzernya pun berjalan akan tetapi sound card tidak mau mengeluarkan suara.Analisa: Soundcard rusakSolusi: Ganti soundcard yang rusak dengan yang masih hidup/mengeluarkan suara.ganti soundcard dengan souncard slot PCIPermasalahan: Ketika CPU di power on terdengar bunyi beep 1 kali akan tetapi panjang sekaliAnalisa: RAM RusakSolusi: Ganti RAM yang rusak dengan RAM yang baruPermasalahan: CPU menyala akan tetapi monitor tidak mau menyala,dan menampilkan pesan No signal,padahal kabel sudah terkoneksi ke port VGAAnalisa: Kabel yang menghubungkan ke port VGA rusak atau agak terputusSolusi:Membongkar Monitor dan mengganti kabel yang menhubungkan VGA dengan yang masih baikPermasalahan: CPU ketika di power on menyala akan tetapi tidak lama kemudian hang atau tidak merespon sama sekali.Analisa: Colling Fan untuk pendingin processor matiSolusi:Ganti colling Fan pendingin processor dengan yang masih baik.Permasalahan:Mouse simbadda dengan kabel USB dan port ps/2,cursor tidak mau berjalan ketika mouse di tancapkan ke port ps/2 akan tetapi cursor mouse berjalan jika mouse di tancapkan ke USBAnalisa: Port ps/2 rusakSolusi:Ganti port ps/2 yang lama dengan port ps/2 dengan slot PCI yang masih bagus atau berfungsiPermasalahan:Lupa password sistem yang harus diketikan ketika menyalakan PCAnalisa: Password salahSolusi: Ambil batere CMOS yang berada di mainboard kemudian masukan lagi seperti halnya tadi.Permasalahan:Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertasAnalisa: Printer errorSolusi: Lepaskan head dan catridge dari printer. Pisahkan catridge tinta dari head .Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Goyang -goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair. diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head). Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering. Satukan kembali catridge tinta dengan head.. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetakPermasalahan:Habis beli computer baru……lalu install ulang computer dengan OS windows XP service pack 2…..tetapi ketika ingin install drivernya…..tiba2 tidak mau di install….??Analisa: Driver yang digunakan tidak support dengan XP akan teapi VistaSolusi: Masuk ke halaman web lalu cari driver yang sesuai akan tetapi supprt dengan windows XP setelah itu download driver tersebut.Permasalahan: Pada tampilan windows ketika kami meng-cut folder dari direktori 1 ke direktori 2,dan kami me-pastenya berjalan lancer akan tetapi folder yang dari direktori 1 masih ada…tidak hilang…dalam windows normal biasanya folder hilang? Kalau virus padahal telah memakai antivirus AVGAnalisa: Terjangkit VirusSolusi: Uninstall antivirus yang sebelumnya digunakan,lalu install anti virus yang membersihkan luarnya seperti PC MAV setelah intu install antivirus untuk membersihkan dalam seperti kapersky atau mcafee.Permasalahaan:Komputer tidak muncul di Network Neighborhood atau My Network PlacesAnalisa :Jaringan ErrorSolusi:Periksa…..Apakah fitur “Microsoft File and Printer Sharing” telah terinstall? Cek fitur ini melalui Control Panel -> Network Connections -> Local Area Connection,lau ping dengan jaringan setelah itu sharing data….Permasalahan:Ketika Kami mengistall program Microsoft office 2003 tiba2 muncul tulisan data uncured please insert your cdAnalisa:Ada sebagian data yang hilangSolusi:Ganti dengan CD yang baru dan tidak bajakan…Permasalahan:Ketika kami ingin mencabut flasdisk dan safely remove hardware tiba2 muncul tulisan problem ejecting USB storage deviceAnalisa :Masih ada program yang berjalanSolusi:Hentikan semua program yang kita jalankan termasuk scanning virus……kalau tidak bias juga,di dalam flasdisk terdapat virus mungkin discan dulu lalu di remove.Permasalahan:Ketika memasang jaringan dengan 2 komputer tiba2 di tampilan taskbar terdapat tulisan unplugAnalisa:Kabel yang dipasang tidak benarSolusi:Cek atau periksa kabel jaringan yang digunakan,lalu periksa mode pemasanganya straight atau crossPermasalahan:Ketika kita akan menjalanka program command promt atau CMD yang kita ketikan pada run tiba-tiba tidak muncul program tersebutAnalisa:Ada system yang terinfeksi dengan VirusSolusi:Repair computer tersebut dengan CD OS yang sebelumnya digunakan.Permasalahan:ketika main game tiba-tiba suara sound mati dan tampilan berjalan dengan tersendat sendatAnalisa:RAM tidak mencukupiSolusi:Tambahkan memory ke yang lebih tinggi.
Saat mengakses perangkat lain yang ada di jaringan, pengguna bisa diminta untuk memasukkan nama pengguna berikut password. Supaya tidak repot berkali-kali mengetik password, pengguna bisa memberikan tanda centang di depan opsi [Save password]. Selanjutnya, saat mengakses perangkat yang sama, ia tidak perlu mengetik password lagi, isi folder akan langsung terbuka.Bagaimana menghapus password yang telah terlanjur disimpan Windows? Mudah saja. Ikuti langkah ini:
1. Di Windows Vista, klik [Start], ketik “rundll32.exe keymgr.dll, KRShowKeyMgr” pada kolom pencarian, dan tekan [Enter].
2. Jendela “Stored User Names and Passwords” muncul. Di jendela tersebut Anda dapat melihat semua akun yang password-nya tersimpan di komputer. Untuk menghapusnya, klik tombol [Remove].
3. Klik [OK] pada jendela konfirmasi dan akun akan terhapus dari daftar pertanda bahwa password yang tersimpan telah terhapus.
4. Ulangi tahap 2 dan 3 di atas untuk menghilangkan password pada akun lainnya.
5. Setelah selesai, klik [Close].
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 108
ARTIKEL TERKAIT:
• Pasang SP1, Genjot Kinerja Vista
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 156
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 156
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 163
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 163
Selasa, 6 Mei 2008 | 14:53 WIB
Latar belakang Sidebar Windows Vista bisa diganti-ganti. Sekadar informasi, Windows Sidebar adalah fitur baru di Windows Vista. Berbagai “gadget” dengan fungsi tertentu bisa diletakkan di situ. Misalnya: penunjuk waktu, pembaca berita, atau pengukur kinerja komputer.
Windows Sidebar hadir dengan latar belakang berwarna hitam, senada dengan warna dominan yang digunakan Windows Vista. Di balik warna hitam itu, sebetulnya terdapat sebuah file gambar berformat PNG yang menjadi latar belakang semua gadget.
Dalam kondisi standar, latar belakang ini tidak dapat diganti dengan warna lain atau gambar lain. Sebabnya, dalam Windows Vista tidak tersedia opsi untuk itu. Namun, jika Anda ingin agar latar belakang tersebut diganti dengan gambar, Anda dapat mencoba langkah-langkah berikut.
1. Download dan install Resource Hacker dari situs www.angusj.com/resourcehacker.
2. Siapkan file gambar berformat PNG dengan kedalaman warna 24 bit. Pastikan lebar gambar tersebut tidak lebih dari 150 pixel. Sesuaikan tinggi gambar dengan resolusi layar monitor Anda.
3. Jalankan Resource Hacker dan klik menu File>Open. Masuklah ke C:-Program Files-Windows Sidebar dan buka sidebar.exe. Anda akan melihat berbagai jenis hal yang berhubungan dengan Windows Sidebar.
4. Buka bagian RCDATA dan nomor resource 20001. Di sinilah lokasi penyimpanan gambar untuk ditampilkan pada sidebar di sebelah kanan layar. Jika Anda memindahkan sidebar ke sisi kiri, maka pilihlah nomor resource 20000.
5. Klik kanan properti 1033 dan klik [Replace Resource].
6. Pada layar Replace a Resource, klik [Open file with new resource] dan pilih file gambar berformat PNG untuk menggantikan gambar background.
7. Ketik RCDATA sebagai jenis resource dan 20001 sebagai nama resource. Biarkan boks Resource Language tetap kosong.
8. Tekan tombol [Replace] untuk memasukkan file gambar berformat PNG yang baru.
9. Simpan file sidebar.exe yang telah dimodifikasi sebagai file baru. Klik File> Save As. Simpan file dengan nama sidebar2.exe atau nama file lain selain sidebar.exe. Simpanlah file tersebut di desktop Anda.
10. Setelah Anda memiliki file baru di desktop, copy dan paste file tersebut ke folder C:-Program Files-Windows Sidebar-. Sekarang Anda sudah bisa mencoba sidebar baru Anda.
Untuk menjalankan sidebar Anda yang baru, pastikan sidebar telah dinonaktifkan dari Windows Anda. Setelah itu, klik ganda file yang baru Anda buat. Jika melakukan langkah di atas dengan benar, Anda akan melihat sesuatu yang baru untuk Windows Sidebar.
Jika sudah cukup puas dengan hasil karya Anda, sekali lagi pastikan sidebar telah ditutup. Setelah itu, masuk lagi ke C:-Program Files-Windows Sidebar- dan ubah nama file sidebar.exe menjadi sidebar_lama.exe. Ubah nama file yang baru saja Anda buat pada langkah di atas menjadi sidebar.exe. Langkah ini akan membuat Windows secara otomatis menjalankan file buatan Anda sebagai sidebar standar.
Jika sewaktu-waktu Anda ingin mengembalikan sidebar ke tampilan standar, cukup hapus sidebar.exe dan ubah nama file sidebar_lama.exe menjadi sidebar.exe.
(sumber: PCplus)
Banyak para pengguna komputer yang tidak ingin komputer yang digunakannya rusak akibat pemakai-pemakai yang tidak bertanggung jawab, dan tidak mengerti sistem pemakian komputer yang baik dan terawat yang dapat mengakibatkan kerusakan komputer terutama program aplikasi, jaringan serta sistem administrator komputer tersebut, untuk itu kita sebagai user yang menginginkan data agar komputer yang kita guanakan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka tak ada salahnya kita mengetahui tentang bahasa mesin komputer yang diguanakan atau dengan kata lain bahasa regedit.
Cara Mengunci Sistem Properties Pada Dekstop
1. Klik Start.
2. Klik Run
3. Ketikkan regedit.
4. Pilih HKEY_CURRENT_USER

5. Pilih Software

6. Pilih Microsoft.

7. Pilih Windows

8. Pilih Current Version

9. Pilih Polices

10. Buat folder baru dengan nama System

11. Tambahkan DWORD, dengan cara : klik kanan ==> New ==> DWORD value
12. Ketikkan NoDispCpl.

13. Ketikan angka 1 pada value data.

Dalam merakit komputer ada beberapa tahapan-tahapan dasar yang perlu diketahui antara lain :
1. Anda perlu menyiapkan perangkat-perangkat komputer yang akan dirakit, seperti : media alat input, mediaalat output, media alat pemprosesan dan media alat penyimpanan. Dan siapkan juga alat-alat keperluan lainnya, seperti : obeng plus atau minus, dan tang lancip.
2. Memeriksa Cassing. Dalam memeriksa cassing terlebih dahulu kita harus melepaskan baut di bagian belakang cassing dan geserkanlah penutup cassing, jika penutup tidak terjadi apa-apa biasanya kondisi cassing tidak bermasalah.
3. Ujilah power supply pada yang terletak pada cassing komputer anda dengan menghubungkan satu daya power supply dengan aliran listrik. Untuk memulai pengujian hidupkan komputer, yakinkan kalau kipas power supply berputar dan berfungsi dengan baik.
4. Dalam merakit komputer kondisi motherboard juga harus diperiksa dengan cara melakukan setting jumper, dengan cara yaitu hubungkan satu pin (kaki) ke pin yang lain dengan menggunakan cap jumper, ketika satu pin dihubungkan dengan pin yang lain, maka statusnya “ON”, dan jika tidak dihubungkan maka statusnya “OFF”. Untuk mengetahui keberadaan pin satu, lihat tulisan atau simbol didekat jumper, jika terdapat tulisan “1″ atau garis “tebal” itulah pin 1. Jika anda belum jelas atau belum mengetahui lihatlah buku paduan yang terdapat pada motherboard yang digunakan.
5. Letakkan Motherboard pada badan cassing yang terletak didalam cassing masukkan mur penyangga pada ke lubang badan cassing dan bautlah semua lubang motherboard pada lubang badan cassing dan pastikan motherboard terpasang kencang pada badan cassing.
6. Pasang kabel konektor power supply ke konektor power motherboard, memasang jenis kabel konektor perlu diperhatikan cara pemasangan dan pelepasannya, jika kabel konektor power supply menggunakan jenis AT maka gunakanlah konektor jenis AT, begitu juga jika kabel menggunakan konektor power supply berjenis ATX maka gunkanlah kabel konektor jenis ATX, temukanlah kabel berwarna merah pada konektor P8 dan P9 yang tepatnya berada di tengah head kabel konektor power.
7. Pasanglah processor dengan cara membuka socket pengunci processor, geserlah kekanan sedikit saja tariklah ke atas sampai tegak lurus. Dudukan processor hingga seluruh kaki kedalam socket, dalam proses ini janganlah menekan processor dengan berlebihan sesuaikan dengan arah panah atau pin 1 yang terdapat pada processor tersebut.
8. Letakkan headsink fan atau kipas pendingin processor, kaitkan dan kuncikan headsink fan atau kipas pendingin processor pada socket processor dan hubungkan konektor kabel headsink fan atau kipas pendingin processor ke konektor kabel power suply.
9. Pasanglah memori sesuai pada slot memori sesuai dengan jenis slot yang terdapat pada motherboard dengan cara memastikan pin-pin memori sejajar dengan garis slot memori dan tekanlah memori ke arah depan dan tekanlah memori secara bersamaan pastikan kedua pengait memori yang terdapat pada slot memori di motherboard terkunci dan memori tersebut dalam keadan berdiri tegak serta pastikan juga memori tersebut tidak miring posisi kanan dan kirinya
10. Pasanglah VGA atau Card Grafis pada slot VGA pada motherboard dengan cara dudukkan VGA pada slot VGA dengan posisi vertikal dan tekanlah VGA ke bawah secara perlahan.
11. Pasanglah harddisk pada dudukan harddisk yang terdapat pada bagian dalam cassing dan bautkanlah harddisk tersebut agar tidak bergerak atau terlepas. Pasanglah Kabel IDE/HDD ke harddisk dan hubungkan kabel IDE1/ HDD1 ke konektor IDE/HDD pada motherbord dan hubungkanlah konektor power supply ke harddisk, Catatan : kebel IDE1/HDD1 (primary key) adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan harddisk tunggal atau master yang dihubungkan ke konektor IDE1/HDD1 pada motherboard, sedangkan untuk kabel IDE2/ HDD2 atau lebih dikenal dengan “slave” berfungsi untuk harddisk secondary atau harddisk tambahan.
13. Pasanglah CD Room pada dudukan yang terdapat didalam cassing lalu pasanglah kabel IDE2/HDD2 (secondary) ke CD Room hubungkanlah kabel tersebut ke konektor IDE2/HDD2 pada motherboard serta hubungkan konektor power supply ke CD Room tersebut.
14. Pasanglah Floppy disk drive pada dudukan didalam cassing dari bagian depan cassing, serta hubungkanlah kabel FDD ke konektor FDD kekonektor FDD pada motherboard dan hubungkanlah konektor power supply ke Floppy drive.
15. Hubungkanlah panel kabel yang terdapat pada cassing komputer seperti : kabel “SW” hubungkan ke konektor “SW” yang terdapat motherboard, kabel “PLED/Power Led” ke konektor “PLED” yang terdapat pada motherboard, kabel “HDDLED” ke konektor “HDDLED” yang terdapat pada motherboard, kabel “RESET SW” ke konektor “RESED SW” yang terdapat pada motherboard.








